Pelajaran dari bootcamp Asah dan Best Capstone Project

Saat bergabung dengan Asah, saya tidak merasa sepenuhnya siap. Saya sempat ragu apakah kemampuan saya cukup untuk tantangan yang akan datang. Tetapi saya memutuskan untuk mengutamakan perkembangan daripada kesempurnaan. Saya ikut bukan karena sudah punya semua jawabannya, melainkan karena saya berkomitmen untuk menjadi lebih baik.

Memperkuat fondasi

Sepanjang program, saya fokus memperkuat dasar teknis dan mengasah cara saya memecahkan masalah. Bagi saya, itulah nilai terbesar dari sebuah bootcamp: bukan sekadar menambah daftar teknologi, melainkan belajar berpikir lebih baik saat menghadapi masalah.

Capstone, bagian tersulit sekaligus terpenting

Tonggak terbesarnya adalah capstone project. Tim kami, A25-CS220, mengerjakan proyek berjudul AI Learning Insight. Prosesnya menuntut daya tahan dan kerja sama tim yang baik. Kami harus terus mengulang dan menyempurnakan hasil kerja, dan justru tantangan itulah yang paling mendorong perkembangan saya.

Best Capstone Project

Alhamdulillah, saya mendapat kehormatan menerima pengakuan Best Capstone Project. Pencapaian ini lahir dari kegigihan dan kekompakan rekan-rekan satu tim, bukan dari kerja satu orang.

Yang saya bawa pulang

Pelajaran terbesarnya sederhana: tidak perlu menunggu merasa siap untuk memulai. Terima kasih kepada Dicoding Indonesia, Asah led by Dicoding and Accenture, serta para mentor, rekan tim, dan teman yang menemani perjalanan ini.